10 Nama Domain Tertua di Dunia

by ZiE on March 11, 2009

Terlintas pikiran ketika teman melihat hal-hal unik yang di posting di suatu situs, saat diy melihat profile pendiri honda SOICHIRO HONDA, hmmm.. Domain??
Yeah! karena hari-hariku dipenuhi dengan itu kata domain + hosting huahaha… Kepikiran juga akhirnya siapa ya yang “iseng” dulu awal registrasi domain di internet hehe…
Mungkin ada yang belum tau apa itu domain ?, domain adalah nama unik yang terdiri dari huruf dan angka berfungsi untuk identifikasi host/server di dijaringan internet.
Nah setelah usut punya usut dapet juga tuh nama domain yang eksis pertama kali di dunia maya , berikut daftarnya

1. SYMBOLICS.COM (teregistrasi 15-Mar-1985)

2. BBN.COM (teregistrasi 24-Apr-1985)

3. THINK.COM (teregistrasi 24-Mai-1985)

4. MCC.COM (teregistrasi 11-Jul-1985)

5. DEC.COM (teregistrasi 30-Sep-1985)

6. NORTHROP.COM (teregistrasi 07-Nov-1985)

7. XEROX.COM (teregistrasi 09-Jan-1986)

8. SRI.COM (teregistrasi 17-Jan-1986)

9. HP.COM (teregistrasi 03-Mar-1986)

10. BELLCORE.COM (teregistrasi 05-Mar-1986)

Wah ternyata seumur aku tuh domain belum lama juga yaa.. truss ngopo!!! :D

{ 0 comments }

Bersyukur

by ZiE on February 27, 2009

Bersyukurlah, semestinya kita mensyukuri apa yang menimpa kita. Ini bukan soal keberuntungan. Bersyukur menuntun kita untuk senantiasa menyingkirkan sisi negatif dari hidup. Orang lain mungkin akan berkata kita tidak realistis. Namun bersyukur adalah sikap menerima kenyataan. Adakah yang lebih realistis sebelum kita terbebas dari kecemasan dan ketakutan akan kenyataan?

Bersyukur mendorong kita untuk bergerak maju dengan penuh antusias. Tak ada yang meringankan hidup selain sikap bersyukur.

Semakin banyak kita besyukur semakin banyak kita menerima. Semakin jauh kita mengingkari, semakin berat beban yang kita jejalkan kepada diri sendiri. Banyak orang yang terpaku pada kegagalan lalu mengingkarinya. Sedikit sekali yang melihat keberhasilan lalu mensyukurinya. Kita takkan berhasil degan menggerutu dan berkeluh kesah. Kita berhasil karena berusaha. Sedangkan usaha kita lakukan karena melihat sisi positif. Hanya dengan bersyukurlah sisi positif itu tampak dipandangan kita.

Mulailah hari kita dengan meniatkan diri untuk merasakan setiap keindahan yang hadir di setiap detik. Bukalah pikiran dan hati kita. Carilah keindahan dari apa yang hadir di hadapan kita. Ketika hujan turun, rasakan kesejukan yang ditebarkan ke seluruh penjuru bumi. Amati keindahan setiap tetes hujan. Meski guntur dan kilat bersautan, carilah keindahan yang hanya sekejap hadir, sebagai mana kita menanti lampu blitz fotografer dengan menggunakan senyum terbaik kita. Ketika panas tiba rasakan kehangatan yang menyelimuti udara. Carilah sinar matahari bagaikan burung-burung kecil yang mengeringkan bulu-bulu sayapnya.

Bahkan ketika hujan dan panas datang bersamaan, carilah keindahan di sana. Hanya karena hujan dan sinar mataharilah maka pelangi akan menampakkan keindahannya, bukan?

Bersyukur adalah berpikir positif!!

Pada suatu hari, ada seseorang katakanlah si A, Dia sudah berjalan jauh di pedalaman selama tiga hari dan tidak mendapatkan makan ataupun minum, suatu ketika menemukan air setengah gelas. Ia berpikir negatif,”Mana mungkin air yang hanya setengah gelas ini mampu memuaskan lapar dan dahaganya yang teramat sangat.” Maka setelah air yang setengah gelas itu diminum ia tidak merasa puas dan tetap merasa lapar serta haus. Disaat yang bersamaan, si B yang berjalan selama tiga hari lamanya tanpa makan dan minum, menemukan air setengah gelas. Ia berpikir positif, “ alangkah nikmatnya air yang walau hanya setengah gelas itu dapat memuaskan dirinya yang sudah tiga hari tanpa makan dan minum.” Maka setelah air yang setengah gelas diminum dia merasa puas dan nikmat.

Mereka yang melihat dengan kacamata negatif mudah tertekan. Sedangkan, melihat setiap keadaan dengan pandangan positif, akan mendapatkan kepuasan dan kebahagiaan.

Rawatlah apa yang kia miliki.

Terkadang mempertanyakan” mana yang lebih dulu tercipta, telur atau ayam, tidak selalu relevan. Kita bisa saja mendebatkan apa pun jawaban yang diberikan. Alih-alih mendapat kejelasan, sering kali malah berputar putar memusingkan kepala. Jauh lebih berharga bila kita menjaga apa yang kita miliki sekarang. Bila telur yang berada dalam genggaman, eramkanlah hingga menetaskan anak-anak ayam. Sebaliknya, bila ayam yang kita miliki, peliharalah agar dapat memberikan telur-telurnya pada kita. Rawatlah apa yang ada dalam penjagaan kita. Gunakanlah sebaik-baiknya. Untuk itulah kita dianugerahi sesuatu!!

Sesuatu yang bermanfaat akan semakin bermanfaat bila kita mensyukurinya. Yaitu bila kita menggukannya sesuai dengan tujuan, merawatnya sepenuh hati, dan menjaganya agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang. Harta semakin berharga bila tidak hanya ditumpuk di dalam gudang dibawah tanah, namun didermakan. Sebagaiman kendaraan yang didiamkan bertahun-tahun dalam garasi tak lebih berharga dari mikrolet tua yang menarik penumpang.

{ 1 comment }

Hakekat waktu

by ZiE on February 20, 2009

Seorang bijak pernah berkata, bahwa ada dua hari dalam hidup ini yang sama sekali tak perlu dikhawatirkan. Yang pertama, hari kemarin. Kita tidak akan pernah mampu mengubah apa yang telah terjadi kemarin. Kita tidak dapat menarik perkataan yang telah terucapkan. Kita tidak mungkin lagi menghapuskan kesalahan, dan mengulagi kegembiraan yang kita telah rasakan kemarin. Biarkan hari kemarin lewat. Yang kedua hari esok, hingga mentari esok hari terbit, kita tidak tau apa yang akan terjadi. Kita tidak bisa melakukan apa-apa esok hari. Kita tidak mungkin sedih atau ceria di esok hari. Esok hari belum tiba,biarkan saja.

Yang tersisa kini hanyalah hari ini. Pintu masa lalu telah tertutup, pintu masa depan pun belum tiba. Pusatkan saja diri kita untuk hari ini . Kita bisa mengejar banyak hal hari ini bila kita mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan hari esok. Hiduplah hari ini karena masa lau dan masa depan merupakan permainan pikiran yang rumit. Hiduplah apa adanya karena yang ada hanyalah hari ini.

Aturlah waktu untuk mengatur kehidupan.

Betapapun hebatnya waktu mengatur kita. Ketika lonceng jam usia kerja berdering, tanpa diperintahkan kita segera berkemas. Menyimpan kertas dan pencil dalam laci , lalu meninggalkannya jauh jauh, seolah olah semua persoalan telah terpecahakan hari itu. Padahal masalah tetap terjaga selagi kita pejamkan mata. Namun esok hari ketika lonceng kerja telah berdering. Semua tumpukan masalah kita aduk. Seolah kita telah terlalu banyak tidur semalam. Perselisihan pun bolehlah dilanjutkan kembali. Ah betapapun hebatnya waktu menghibur kita betapapun waktu bergairah membangkitkan kita . saat kita mengatur waktu sesungguhnya kitapun mengatur pikiran, emosi, dan perasaan. Karena waktu adalah lingkaran dimana kehidupan berjalan. Kita atur waktu untuk mengatur kehidupan. Kita rayakan sesuatu karena kita ciptakan hari besar. Kita heningkan diri karena kita tegakkan kesyahduan. Semua itu kita rangkai dalam jalinan waktu. Maka merekalah yang takkkenal waktu yang terjerat masalah tiada berujung

{ 2 comments }